BerandaNewsDiduga Ikut Terlibat Kasus DNA Pro, Choky Sitohang Minta Pemeriksaan Ditunda

Berita Baru

Artist

Happy Asmara

Penyanyi Dangdut

Heppy Rismanda Hendranata, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Happy Asmara adalah seorang penyanyi-penulis lagu dan aktris berkebangsaan Indonesia. Lagu bertajuk "Tak Ikhlasno" menjadi salah satu lagu karyanya yang paling populer. Namanya semakin dikenal setelah ia merilis singel bertajuk "Dalan Liyane".

Diduga Ikut Terlibat Kasus DNA Pro, Choky Sitohang Minta Pemeriksaan Ditunda

DangdutPro.com, Jakarta – Presenter Choky Sitohang diduga ikut terlibat dalam kasus investasi bodong DNA Pro. Dia dijadwalkan diperiksa penyidik pada Rabu (20/4) kemarin, namun diundur minggu depan atas permintaannya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Saudara CS yang seharusnya (diperiksa) pada Rabu (20/4) meminta untuk dijadwalkan ulang pada minggu depan,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Gatot Repli Handoko di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/4) malam.

BACA JUGA: Rizky Billar-Lesti Kejora Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait DNA Pro

Kemungkinan Choky Sitohang diperiksa pada Senin (25/4) mendatang. Menurut Gatot, beberapa figur publik yang diperiksa terkait kasus DNA Pro acap penjadwalan ulang.

“Kemungkinan (diperiksa) Senin depan. Karena selebritas ini minta beberapa kali dijadwalkan ulang,” ujarnya.

BACA JUGA: Kembalikan Rp 1 M dari DNA Pro, Begini Tanggapan Lesti Kejora

Melansir dari Antara, selain Choky Sitohang, pesohor yang minta pemeriksaannya dijadwal ulang adalah Rossa dan Ello.

Ada juga Billy Syahputra dan Yosi Project Pop yang bakal diperiksa hari ini, Kamis (21/4). Sementara Virzha dijadwalkan pada sehari kemudian.

BACA JUGA: Kasus DNA Pro, Billy Syahputra-Ello Dipanggil Bareskrim Pekan Depan

Ivan Gunawan merupakan artis pertama yang diperiksa kasus DNA Pro. Saat menjalani pemeriksaan pada Kamis (14/4), dia juga mengembalikan ke penyidik uang honor sebagai brand ambassador DNA Pro selama 3 bulan senilai Rp921,7 juta.

Usai Ivan, Rizky Billar dan Lesti Kejora menjalani pemeriksaan pada Rabu (20/4). Mereka juga datang dengan membawa uang Rp 1 miliar pemberian DNA Pro untuk dikembalikan ke penyidik.

BACA JUGA: Ivan Gunawan Serahkan Bayaran dari DNA Pro Senilai Rp 921 Juta ke Penyidik

Di kasus DNA Pro, sejauh ini sudah ada 12 orang tersangka. Mereka adalah Roby Setiadi (RS), Russel (RU), Yoshua (YS) dan Frangkie (FR) ditangkap Kamis (7/4), kemudian Jerry Gunanda (JG) selaku pendiri Tim Octopus dan Stefanus Richard (SR) selaku mitra pendiri Tim Octopus ditangkap pada Jumat (8/4), dan satu tersangka atas nama Roby Kusuma (RK) ditahan oleh Polda Metro Jaya.

Tersangka ketujuh, yakni Hans Adre Supit, ditangkap setelah diperiksa sebagai tersangka pada 9 April lalu.

Sementara itu, 5 orang tersangka telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), tiga orang di antaranya terdeteksi berada di luar negeri. Interpol telah menerbitkan red notice untuk 3 tersangka, yakni Fauzi alias Daniel Zii, Eliazar Daniel Piri alias Daniel, dan Ferawaty alias Fei.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 106 juncto Pasal 24 dan atau Pasal 105 juncto Pasal 9 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan dan atau Pasal 3, Pasal 5 juncto Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan dan Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).(riz)

Advertisements

Populer

Populer Minggu Ini