BerandaViralDikaitkan dengan Investasi Bodong, Indra Bekti Bantah Jadi Afiliator

Berita Baru

Artist

Happy Asmara

Penyanyi Dangdut

Heppy Rismanda Hendranata, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Happy Asmara adalah seorang penyanyi-penulis lagu dan aktris berkebangsaan Indonesia. Lagu bertajuk "Tak Ikhlasno" menjadi salah satu lagu karyanya yang paling populer. Namanya semakin dikenal setelah ia merilis singel bertajuk "Dalan Liyane".

Dikaitkan dengan Investasi Bodong, Indra Bekti Bantah Jadi Afiliator

DangdutPro.com, Jakarta – Presenter Indra Bekti sempat dikaitkan dengan investasi bodong, Triumph, baru-baru ini. Namun Indra Bekti menuturkan bahwa dirinya bukan sebagai pihak afiliator yang menerima keuntungan dari kerugian orang lain.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Assalamualaikum, saya Indra Bekti saya mau mengklarifikasi mengenai pemberitaan di luar sana yang mungkin sedang beredar dimana saya ikut terlibat dengan investasi bodong. Saya tidak menerima apapun, tidak menerima sepeserpun dari keuntungan mereka atau apa jadi Brand ambassador dan bukan afiliator yang mungkin menerima keuntungan dari kerugian orang lain. Tidak seperti itu,” kata Indra Bekti dikutip dari detikcom, Senin (28/3).

BACA JUGA: Presenter Indra Bekti Disebut dalam Kasus Dugaan Investasi Bodong Triumph

Indra Bekti juga berharap agar pihak Triumph dapat menyelesaikan masalah dengan para nasabahnya yang telah melaporkan investasi itu ke polisi.

“Jadi terima kasih mudah-mudahan ini bisa menjelaskan dan mudah-mudahan Triumph bisa memberikan yang terbaik untuk nasabahnya menjelaskannya dan menyelesaikan masalahnya amin,” ungkapnya lagi.

Sebelumnya ada korban investasi tersebut pergi ke Bareskrim Polri untuk membuat laporan. Laporan mereka diterima dengan nomor STTL/084/III/BARESKRIM.

BACA JUGA: Bamsoet Dukung  Polri Usut Investasi Bodong

Pelapor atas nama Mochammad Ikram Adriansyah Tumiwang. Ia menjadi perwakilan 20 korban Triumph dengan total kerugian Rp 2,3 miliar.

Nama Indra Bekti ikut terseret dalam kasus investasi bodong tersebut karena yang bersangkutan dituding menjadi brand ambassador platform Triumph.

Indra Bekti disebut ikut ambil peran di sana. Sebab ia mempromosikan platform investasi Triumph tersebut.

BACA JUGA: Investasi Bodong Terbongkar, Wanita Muda di Banyuwangi Lebaran di Tahanan

“Dia sebagai brand ambassador itu menyebutkan beberapa keuntungan memakai aplikasi Triumph,” ujar salah seorang korban bernama Nandang di Bareskrim Polri, belum lama ini.

Beberapa kali para korban melihat Indra Bekti ikut turut dalam setiap agenda Triumph. Namun korban tidak tahu apakah Indra Bekti tahu lebih dalam mengenai investasi tersebut.

“Dilihat dari beberapa acara seminar, beliau hadir. Memang ada acara seminar yang biasa diadakan Triumph untuk kegiatan promosi. Itu melibatkan brand ambassador artis berinisial IB,” jelas Nandang.

BACA JUGA: Terjebak Investasi Bodong, Perangkat Desa Bulukerto Kota Batu Tersandung Korupsi ADD

Selain ikut seminar, Indra Bekti juga sempat tampil di akun YouTube resmi aplikasi Triumph. Namun korban tidak melaporkan sang artis, melainkan bos dari perusahaan Triumph.

Untuk keterlibatan Indra Bekti, korban memilih menyerahkan proses hukum kepada penyidik Bareskrim Polri.

“Di situ ada beberapa video yang beliau hadir juga,” imbuh Nandang.

Seperti diketahui, Aplikasi Triumph menawarkan investasi dalam bentuk stacking point. Setiap orang yang bergabung mendapat bonus harian sesuai investasi masing-masing.

Menurut sistem kerja awal, bonus harian tersebut biasanya dapat dicairkan lewat aplikasi Triumph. Namun sejak akhir 2021, para pengguna aplikasi sudah tidak bisa mencairkan dana yang mereka investasikan.(riz)

Advertisements

Populer

Populer Minggu Ini