BerandaNewsHallo DangdutDiskografi Evie Tamala, Album Dokter Cinta Mendongkrak Namanya

Berita Baru

Artist

Happy Asmara

Penyanyi Dangdut

Heppy Rismanda Hendranata, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Happy Asmara adalah seorang penyanyi-penulis lagu dan aktris berkebangsaan Indonesia. Lagu bertajuk "Tak Ikhlasno" menjadi salah satu lagu karyanya yang paling populer. Namanya semakin dikenal setelah ia merilis singel bertajuk "Dalan Liyane".

Diskografi Evie Tamala, Album Dokter Cinta Mendongkrak Namanya

DangdutPro.com, Jakarta – Cucu Suryaningsih (Evie Tamala) mengawali kariernya dengan nama panggung Uce Arifina, pada tahun 1986-1987  menggarap album perdananya dengan Judul Sesuap Nasi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dalam album perndananya ini terdiri dari 10 lagu. Lima lagu ciptaan Muchtar B, pencipta sekaligus produsernya sendiri. Sayangnya album berdana ini, tak laku hingga tidak beredar di pasaran.

Tahun berikutnya masih dengan Muchtar B dia mencoba merilis album keduanya dengan lagu Tang Ting Tong Der pada 1988 direkam di atas pita MSC Records. Album keduanya ini juga mampu mengangkat nama Uce di belantika musik dangdut tanah air.

Baca Juga: Album Perdana Evie Tamala Gagal hingga Tak Beredar di Pasaran

Album Dokter Cinta Mendongkrak Evie Tamala

Belum menyerah, satu tahun kemudian (1989) Bungsu dari 6 bersaudara ini membuat album ketiganya, “Dokter Cinta”. Album ini meledak di pasaran dan mampu mendongkrak nama Evie sejajar dengan penyanyi dangdut lainnya, seperti Elvy Sukaesih, Camelia Malik maupun Rita Sugiarto.

Konon kesuksesan tersebut juga karena video klip lagu “Dokter Cinta” menyertakan Doyok yang bertingkah jenaka dengan keluwesan tubuhnya. Keberhasilan tersebut disusul oleh kesuksesan album-album berikutnya.

Baca Juga: Pedangdut Cita Citata Dipanggil KPK Sebagai Saksi Kasus Bansos

Kesuksesan album Rembulan Malam pada 1994 yang mana sang pencipta lagu berbeda dari sebelumnya (ciri khas Muchtar B), membuatnya seolah berubah arah pula.

Hal ini dikarenakan sejak meledaknya album Rembulan Malam ini, karakter vokal Evie semakin cocok untuk lagu-lagu romantis, melankolis, lembut dengan berbagai sentuhan dan notasi yang penuh warna di ambil dari berbagai genre, seperti masuknya unsur blues, klasik, swing, dan lainnya.

Sejak saat itulah, awal kiblat yang dulunya ke Muchtar B, berubah ke Aliek Ababil dengan sentuhan yang berbeda seperti sudah dijelaskan di atas.

Baca Juga: IDCH Buka Kafe Dangdut, Siap Promosikan Dangdut dan Kopi di New York

Contoh di album Selamat Malam yang sangat sukses meledak di pasaran, lagu-lagu di dalam album tersebut lebih berwarna sentuhan musiknya, terutama untuk lagu Dia Adalah Dia.

Album yang Lebih Berwarna

Dan setelah itu Evie juga meluncurkan album Suara Hati yang lebih dan lebih berwarna lagi sentuhan musiknya dari album Selamat Malam.

Bahkan untuk beberapa lagunya bisa dikatakan bukan seperti lagu-lagu Dangdut pada umumnya. Misalnya pada lagu Seribu Purnama, Malam Ini, Ku Ingin, dan beberapa lagu lainnya serta album setelahnya.

Baca Juga: Begini Penampilan 7 Penyanyi Dangdut Fenomenal Tanah Air Dulu dan Kini

Dari berbagai explorasi tersebut, ternyata Evie seakan lebih nyaman dengan lagu-lagu Dangdut romantis, melankolis, lembut dengan berbagai “kolaborasi” genre di dalamnya.

Belum lagi kata-kata yang terucap sebelum atau saat intro lagu nan puitis juga menggambarkan bahwa Evie Tamala sudah mapan dengan karakter Dangdutnya saat ini.

Berikut Diskografi Evie Tamala:

  1. Sesuap Nasi (1987)
  2. Tang Ting Tong Der (1988)
  3. Dokter Cinta (1989)
  4. Hari-Hari Cinta (1990)
  5. Aduh Sayang (1991)
  6. Rambut (1992)
  7. Kangmas (1994)
  8. Rembulan Malam (1994)
  9. Selamat Malam (1995)
  10. Duka & Lukaku (1996)
  11. Suara Hati (1997)
  12. Best Of The Best Evie Tamala 1999 (1999)
  13. Kasmaran (1999)
  14. Album Cinta (2000)
  15. Best Of The Best Evie Tamala – AMI Sharp Award (2000)
  16. Kerinduan (2001)
  17. Asmara (2002)
  18. Selamat Datang Cinta (2005)
  19. Getar Suara Hati (2006)
  20. Indahnya (2006)
Pop Sunda:
  1. Cinta Ketok Magic (1991)
  2. Cinta Parabola (1992)
  3. Tunggara (2001)
  4. Angin Peuting (2010)
Pop Jawa:
  1. Kangen (1993)
  2. Yogya Priyangan (1994)

(ark)

Advertisements

Populer

Populer Minggu Ini