BerandaNewsHallo DangdutKisah Percintaan Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart

Berita Baru

Artist

Happy Asmara

Penyanyi Dangdut

Heppy Rismanda Hendranata, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Happy Asmara adalah seorang penyanyi-penulis lagu dan aktris berkebangsaan Indonesia. Lagu bertajuk "Tak Ikhlasno" menjadi salah satu lagu karyanya yang paling populer. Namanya semakin dikenal setelah ia merilis singel bertajuk "Dalan Liyane".

Kisah Percintaan Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart

DangdutPro.com, Jakarta – Didik Prasetyo atau dikenal dengan nama panggung Didi Kempot hingga saat ini masih banyak diminati oleh berbagai kalangan dari berbagai daerah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dengan sebutan “Sad Boys” dan “Sad Girls” mereka tergabung dalam sebuah komunitas bernama Sobat Ambyar dan mendaulat Didi Kempot sebagai “Godfather of Broken Heart” dengan panggilan “Lord Didi”.

Baca Juga: Dapat Wejangan dari Didi Kempot, Ndarboy Genk Tak Pernah Absen Berkarya

Julukan tersebut muncul karena dari sekian banyak lagu yang diciptakannya rata-rata menceritakan tentang kesedihan dan kisah patah hati.

Berhasil menciptakan banyak lagu bertemakan percintaan dan patah hati. Kurang lengkap rasanya jika tidak membahan kisah percintaan sang “Godfather of Broken Heart” sendiri.

Istri Pertama

Didi menikah dengan istri pertamanya Saputri pada tahun 1989, Ia dikaruniai tiga anak, tetapi hanya dua yang dilahirkan, yaitu Lintang Ayu Tyas Prastri dan Siola Putri Reginaresi.

Anak pertamanya Lintang, meninggal di usia enam bulan, sedangkan anak ketiganya, meninggal dalam kandungan. Salah satu lagu karya Didi, “Bayi Suci”, menceritakan tentang anak pertamanya.

Namanya juga disebut dalam lagu tersebut. Kini hanya Siola yang menjadi satu-satunya anak Didi Kempot dari Saputri yang masih hidup.

Didi Kempot juga diketahui mengangkat seorang anak bernama Enny Suwinawati yang kemudian dibesarkannya bersama Saputri.

Berdasarkan keterangan dari Staso Yoga Prasetyo putra pertamanya, Didi Kempot menikah dengan Dian Ekawati, yang menjadi model pada video musik “Stasiun Balapan” versi pertama.

Dari pernikahannya dengan Ekawati, dikaruniai tiga anak yaitu Staso, Stansa, dan Stania. Staso menyatakan bahwa namanya merupakan kependekan dari “Stasiun Balapan”.

Didi menikah lagi dengan penyanyi dangdut Yan Vellia pada tahun 2005. Dari pernikahannya dengan Vellia, Didi dikaruniai dua orang anak, yaitu Saka Praja Adil dan Seika Zanithaqisya Prasetya.

Kontroversi

Didi Kempot mengatakan bahwa, ia tidak menolak jika lagu-lagunya dibawakan ulang oleh penyanyi lain selama penyanyi tersebut meminta izin padanya, karena setiap karya yang ia hasilkan memiliki hak cipta.

Ia menganalogikan bahwa seseorang yang membawakan ulang sebuah lagu tanpa izin pihak pencipta sama dengan mencuri karya orang lain. Hingga saat ini, ia mengaku belum menerima royalti dari perihal tersebut.

Didi mengatakan, banyak musisi yang sudah tidak mengerti bagaimana menghargai hak cipta seseorang. Sebagai penulis lagu dan penyanyi, ia juga merasa dirugikan karena pembawa ulang lagu mendapat royalti, sedangkan pencipta karya tidak mendapatkannya.

Kematian

Didi meninggal dunia pada 5 Mei 2020 pukul 07.45 WIB di usia 53 tahun di Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta akibat henti jantung.

Ia sempat mengalami sakit panas pada hari sebelumnya. Jenazah Didi Kempot dimakamkan pada hari itu juga pada pukul 15.00 WIB di TPU Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur. Ia dimakamkan berdekatan dengan makam anak sulungnya. (ark)

Advertisements

Populer

Populer Minggu Ini