BerandaNewsKopi DangdutKisah Sodiq Monata, dari Musisi 'Mlarat' hingga Jadi 'Lananging Jagad'

Berita Baru

Artist

Happy Asmara

Penyanyi Dangdut

Heppy Rismanda Hendranata, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Happy Asmara adalah seorang penyanyi-penulis lagu dan aktris berkebangsaan Indonesia. Lagu bertajuk "Tak Ikhlasno" menjadi salah satu lagu karyanya yang paling populer. Namanya semakin dikenal setelah ia merilis singel bertajuk "Dalan Liyane".

Kisah Sodiq Monata, dari Musisi ‘Mlarat’ hingga Jadi ‘Lananging Jagad’

DangdutPro.com, Surabaya – Wajah sangar, rambut gimbal dan suara serah basah yang mendayu merupakan identitas rajanya panggung orkes dangdut Jawa Timur, Sodiq. Siapa sangka, sebelum menjadi ‘lananging jagad’, musisi asal Pasuruan tersebut pernah hidup mlarat dan sempan menjadi kuli.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Siapa tak kenal dia. Para penikmat musik dangdut tentu tak asing dengan pria 52 tahun ini populer lewat lagu-lagu hits koplonya. Kini dia menikmati masa masa kejayaan berkar kerja kerasnya.

Sebelum seperti sekarang, siapa sangka dulunya Sodiq pernah menjadi kuli hingga penjual nasi goreng. Kini, Sodiq telah sukses di industri musik tanah air. Bahkan ia telah memiliki rumah yang super mewah.

BACA JUGA: Rindu Joget di Konser Orkes Dangdut

Sodiq pernah jadi pengamen sekitar 1996, sebelum kemudian membuat grup orkes kecil-kecilan yang menerima tawaran manggung keliling kampung. Hidupnya sebagai pengamen dan musisi jauh dari berkecukupan, karena itu segala pekerjaan kerap dijalani guna memenuhi kebutuhan keluarga.

“Jualan nasi goreng tahun 2001-2002 di Pandaan. Saya jago kalau bikin nasi goreng. Jadi kuli bangunan juga pernah. Jangan cerita melaratnya (susahnya), kalau melarat sudah ratunya orang melarat,” kata Sodiq melalui sebuah unggahan di kanal Youtube ‘CAK SODIQ OFFICIAL’ di tahun 2019.

BACA JUGA: Kisah Mistis Pendakian Gunung Merbabu dari Pendaki, Ada yang Bertemu Hanoman

Saat itu, Sodiq tidak jarang hanya mendapatkan bayaran Rp 15 ribu untuk setiap penampilan menyanyinya. Namun seiring waktu musik dangdut yang ditekuninya telah mengubah hidupnya. Kondisi itu sudah benar-benar berubah dari kondisinya semula.

Titik balik perjalanannya menjadi musisi dangdut terkenal dimulai ketika dirinya diminta untuk menyanyi lantaran vokalis utamanya, yaitu Brodin sedang berhalangan.

Sodiq saat itu membawakan lagu gelandangan dengan aksi panggung yang sarat dengan totalitas, serta suara serak nan mendayu yang membuat namanya melambung.

Sejak saat itu, Sodiq yang mengisi posisi gitar ritem mendapat tambahan job baru, yaitu menjadi ‘Biduan’.

Setelahnya namanya mulai terkenal, tak hanya di wilayah Jawa Timur dan Pantura, nama shodiq kini terkenal di seluruh Indonesia. (sre)

Advertisements

Populer

Populer Minggu Ini