BerandaViralMenyesal Ceraikan Fairuz, Galih Ginanjar: Andai Waktu Bisa Diputar, Gue Nggak Bercerai

Berita Baru

Artist

Happy Asmara

Penyanyi Dangdut

Heppy Rismanda Hendranata, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Happy Asmara adalah seorang penyanyi-penulis lagu dan aktris berkebangsaan Indonesia. Lagu bertajuk "Tak Ikhlasno" menjadi salah satu lagu karyanya yang paling populer. Namanya semakin dikenal setelah ia merilis singel bertajuk "Dalan Liyane".

Menyesal Ceraikan Fairuz, Galih Ginanjar: Andai Waktu Bisa Diputar, Gue Nggak Bercerai

DangdutPro.com, Jakarta – Belakangan ini aktor Galih Ginanjar kembali menjadi sorotan. Bagaimana tidak belum lama ini Galih tampak blak-blakan didepan publik dan menyampaikan unek-unek terkait perceraiannya dengan Fairuz A Rafiq yang berlangsung bertahun-tahun lalu.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Galih Ginanjar Rindukan King Faaz-Unggah Permintaan Maaf Pada Mantan Istri

Bahkan cuplikan ungkapan Galih ini diunggah kembali di akun gosip Instagram, disana ayah dari Faaz A Rafiq tampak sedang berbincang dengan Indra Bekti. 

Mengejutkannya pria 34 tahun ini justru blak-blakan mengaku jika dirinya sangat menyesali perceraiannya dengan putri sulung mendiang A Rafiq itu. Galih juga menyebut jika kala itu usianya masih 25 dengan keadaan emosi.

BACA JUGA : Barbie Kumala Sari Lagi Halu, Mana Bisa Jadi Andin

“Pada saat itu ya, gue nggak akan cerai itu aja, apapun yang terjadi dalam rumah tangga gue pasti gue pertahanin,” ujar Galih Ginanjar.

“Karena kan pada saat itu umur masih 25 yah, masih benar-benar saling emosi, egonya, tapi sekarang udah menginjak umur 30-an baru sadar sebenarnya itu hal-hal yang sepele yang sebenarnya tak perlu dilakukan gitu,” imbuhnya.

BACA JUGA : Unggahan Terbaru Galih Ginanjar, Rindukan King Faaz-Permintaan Maaf Pada Mantan Istri

Lawan main Cinta Laura di sinetron Cinderella ini menyebut jika andai kata saat itu bisa saling memahami dengan Fairuz dan memperkuat hubungan maka meraka tak akan berpisah. 

“Kalau kita saling memahami walaupun kondisinya pada saat itu mungkin lagi terpuruk, itu adalah cobaan, bagaimana caranya kita bisa saling memperkuat hubungan tanpa harus berpisah,” tandas Galih Ginanjar.(lal)

Advertisements

Populer

Populer Minggu Ini