BerandaNewsKopi DangdutDapat Wejangan dari Didi Kempot, Ndarboy Genk Tak Pernah Absen Berkarya
spot_img

Berita Baru

Artist

Irenne Ghea Monderella

Penyanyi Dangdut

Irenne Ghea Monderella, merupakan pedangdut berparas blasteran Indonesia-Belanda. Ia memiliki keturunan Belanda dari sang kakek dan neneknya.

Dapat Wejangan dari Didi Kempot, Ndarboy Genk Tak Pernah Absen Berkarya

Didi Kempot

Asah kesusu, nek ora oleh saiki ya olehe sesuk

Almarhum Didi Kempot

DangdutPro.com, Jakarta – Ndarboy Genk dikenal sebagai penyanyi pop dangdut yang kerapbawakan lagu dengan Bahasa Jawa. Diakuinya, karienya saat ini tak lepas dari sosok yang menginspirasi dan memberinya inspirasi.

Sosok tersebut adalah mendiang musisi campursari, Didi Kempot. Menurut Daru Jaya nama asli Ndarboy Genk, Didi Kempot merupakan sosok yang berpengaruh dalam kariernya. Bukan hanya sebagai idola, namun juga panutan.

Baca Juga: Kolaborasi Jarak Jauh Anak Didi Kempot dan Betrand Peto Nyanyikan Lagu “Bapak”

“Dari kecil lagu-lagu beliau sudah menjadi soundtrack dalam kehidupan saya. Kalau dulu waktu kecil ya idola. Dengerin lagunya, sampai saya memutuskan untuk berkarier di bidang musik tradisional, jadi penyanyi Jawa, sampai diberi kesempatan untuk satu panggung,” cerita Ndarboy dilansir DangdutPro.com dari detikcom Senin (1/3/21).

Tak hanya itu, semasa hidup, Didi Kempot banyak memberi wejangan untuk Ndarboy Genk yang berkaitan dengan karier bermusiknya.

Baca Juga: Selamat Jalan Lord Didi

Diceritakan olehnya, Didi Kempot sempat memberinya pesan untuk menikmati proses dan tidak terburu-buru dalam mengejar popularitas.

“Nasehat dari pak Didi yang saya pegang sampai sekarang itu, ‘Asah kesusu, nek ora oleh saiki ya olehe sesuk (jangan buru-buru, kalau tidak dapat hari ini, ya dapatnya besok)’,” cerita Ndarboy.

Almarhum Didi Kempot juga berpesan, untuk rajin membuat karya dan tidak menghabiskan waktu luang dengan melamun.

Baju Batik

Meninggalnya Didi Kempot pada 5 Mei 2020 lalu tentunya menyisakan rasa kehilangan yang mendalam bagi Ndarboy. Ia ingat, dua hari sebelum meninggal, ada rencana mengunjungi kediaman pelantun Cidro itu untuk memberikannya baju batik.

Belum sempat memberikan baju batik pada Didi Kempot. Sang musisi sudah terlebih dahulu berpulang ke pangkuan Illahi.

Akhirnya ia pun datang ke pemakaman Didi Kempot bukan membawa baju batik yang ingin ia berikan, ia justru menabur bunga mawar di pusara mendiang.

Baca Juga: Didi Kempot Buat Sadboys-Sadgirls Ambyar di Lapangan Rampal Malam Ini

Cerita itu kemudian ia tumpahkan dalam lagu ‘Kembang Mawar’ yang ia bawakan bersama Ardha Tatu, penyanyi cilik yang sempat merekam lagu bersama Didi Kempot.

Hingga kini, Ndarboy Genk mengaku masih aktif menulis lagu sebagaimana yang pernah dipesankan oleh mendiang Didi Kempot.

“Saya juga meneruskan lagu-lagu saya dinyanyikan oleh Ardha dan anak-anaknya (Didi Kempot),” tutur dia.

Tribute to Legend

Ndarboy Genk juga tampil dalam acara Tribute to Legend yang merupakan rangkaian dari perayaan ulang tahun kelima JOOX yang bertajuk Parade JOOX Lima.

“Sungguh kebanggaan aja bisa menyanyikan lagu Didi Kempot. Saya nggak berani mengaransemen ulang karena dari aslinya memang sudah enak, tinggal cari soul sama rasanya,” ungkapnya mengenai penampilannya dalam Tribute to Legend. (ark)

Advertisements

Populer

Populer Minggu Ini