DangdutPro.com, Jakarta – Pedangdut Happy Asmara menjadi korban orang tak bertanggung jawab di media sosial. Foto dan videonya disalahgunakan oleh sebuah akun Twitter untuk open VCS.

Hal itu diumumkan langsung oleh biduan cantik asal Kediri tersebut lewat akun Instagramnya @happy_asmara77. Happy mengaku masih mencari solusi untuk akun yang sudah mencemarkan nama baiknya.

Baca Juga: Soundtrack Ikatan Cinta Dikoplo Happy Asmara, Apakah Mas Al Ikut Goyang?

Dalam unggahannya, Happy memosting tangkapan layer dari akun Twitter dengan username @VcsAnjaniPutri1 dimana akun tersebut menggunakan foto profil dengan foto Happy Amara.

Tak hanya itu, akun tersebut juga memasukan foto dan video Happy Asmara dalam postingannya.

Baca Juga: Pedangdut Cantik Jawa Timur yang Suaranya Bikin Baper

Yang keterlaluan adalah postingan dalam akun Twitter tersebut yang melecehkannya secara tidak langsung, dengan open VCS menggunakan foto dan video Happy Asmara.

“Ada yang tau akun twiternya?
Enaknya diapain ya ☺️
Merusak nama baik seseorang ☺️
#kasihsolusihappy,” tulis caption tangkapan layar akun Twitter yang lecehkan Happy Asmara.

- Advertisement -

Netizen Beraksi

Melihat unggahan tersebut, tentu menyulut emosi para penggemar Happy Asmara, dan langsung menyarankan untuk segera lapor polisi.

Baca Juga: Ahmad Dhani Ungkap Alasan Hilangnya Angka 19 Pada Nama Band Dewa

“Lpor polisi,”@suntoko88.

“Dikurung wae. Wis pelanggaran UU ITE. Pencemaran nama baik sisan,” @olimpus_ningtyasgram.

“Sikattt,” riantil1

“Tenang aja, jiwa intelejen netizen melebihi skill FBI, pasti dapet akun ig, Twitternya. Tunggu sambil rebahan aja kak,” @satriayudhabimantaraa.

Berikut postingan akun Twitter dengan foto dan video Happy Asmara:

Seperti yang kita ketahui, Happy Asmara saat ini termasuk salah satu biduan yang memiliki karier cukup sukses. Bahkan lagu-lagunya selalu masuk dalam jajaran trending di YouTube.

Dengan adanya kejadian ini, tentu saja sudah merugikan Happy Asmara bahkan bisa merusak nama baiknya.

Happy termasuk salah satu public figure yang jadi korban dari kejahatan media sosial. (ark)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here