BerandaNewsGugatan Hak Cipta Ditolak, Rhoma Irama Ajukan Kasasi ke MA
spot_img

Berita Baru

Artist

Irenne Ghea Monderella

Penyanyi Dangdut

Irenne Ghea Monderella, merupakan pedangdut berparas blasteran Indonesia-Belanda. Ia memiliki keturunan Belanda dari sang kakek dan neneknya.

Gugatan Hak Cipta Ditolak, Rhoma Irama Ajukan Kasasi ke MA

DangdutPro.com, Jakarta – Usai gugatan kasus Hak cipta Rhoma Irama ke PT Sandi Record ditolak Pengadilan Negeri Surabaya, pedangdut senior Rhoma Irama mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Hal tersebut merupakan perjuangan Rhoma Irama atas dugaan pelanggaran hak cipta. Rhoma mengklaim tahun 2007, 40 lagunya diproduksi ulang dan diunggah ke YouTube tanpa meminta izin terlebih dahulu.

“Terdeteksi 60 lagu. 20 resmi dibayar Rp 150 juta, 40 lagu ini yang nggak jelas dan tidak berizin kepada saya,” kata Rhoma Irama dilansir dari MataMata.com Sabtu (24/04/21).

Baca Juga: 50 Tahun Karier Rhoma Irama Bersama Soneta

Atas 60 lagu tersebut, pihak PT Sandi Record mengklaim telah membayar sejumlah Rp 500 juta.  Dengan rincian sebagai berikut: Rhoma Irama Rp 150 juta, sementara seorang perempuan bernama Yanti menerima Rp 375 juta.

“Mereka (PT Sandi Record) nggak ke kami. Karena merasa sudah berkomunikasi dengan Yanti,” kata musisi 74 tahun tersebut.

Baca Juga: KPK Kembali Panggil Anak Rhoma Irama Terkait Korupsi di Kota Banjar

Sebagai informasi, Yanti merupakan anak buah Rhoma Irama. Namun tak pernah diamanatkan mengurus royalti lagu. Rhoma Irama pun tak pernah menerima Rp 375 juta yang diberikan PT Sandi Record.

Rupanya, Yanti menggunakan uang tersebut secara pribadi. “Digunakan untuk uang pribadi. Sudah lama, 2011 nggak ingat (dipakai apa saja),” ucap Yanti.

Baca Juga: Raja Dangdut Rhoma Irama Tolak Jadi Saksi Ahli Rizieq

Selain masalah tersebut, masih ada lagi sengketa Rhoma Irama dengan PT Sandi Record. Yakni lagunya yang diunggah ke YouTube. Diungkap ayah Ridho Rhoma tersebut, ia memberikan izin PT Sandi Record menggunakan lagunya dengan beberapa syarat.

Pertama, lagu yang dinyanyikan adalah ciptaan Rhoma Irama yang dibawakan penyanyi perempuan. Bukan hits yang sudah dilantunkan si Raja Dangdut. Kedua, lagu tersebut tidak boleh diubah seperti koplo dan lainnya.

Baca Juga: Bupati Bogor Tuding Rhoma Irama Ingkar Janji, Konser di Acara Khitanan

“Karena kalau yang namanya lagu diaransemen, beat diubah, sangat rusak,” kata Rhoma Irama.

Terakhir, lagunya harus dinyanyikan penyanyi satu kali rekaman. “Kalau direkam ulang, namanya cover dan ada charge lagi. Apalagi diubah ke YouTube, ada izin dan kompensasinya juga,” kata pelantun Mirasantika itu.

Baca Juga: Corona Duetkan Rhoma Irama dan Anisa Rahman

Mengingat belum adanya izin dari sang Raja Dangdut, Rhoma Irama pun tak menutup kemungkinan lagu-lagu yang diunggah di YouTube bisa dihapus.

“Tergantung kesepakatannya nanti. Apa mau ditake down, lanjut ke bidang hukum atau mediasi,” ujar Rhoma Irama. Tapi yang jelas mengenai perkara hukum, Rhoma telah menempuh upaya kasasi. (ark)

Advertisements

Populer