DangdutPro.com, Jakarta – Inul Daratista, lahir di Pasuruan, 21 Januari 1979 bernama asli Ainur Rokhimah terkenal dengan gaya Goyang Ngebor. Ayah Inul bernama Abdullah Aman, dan ibunya bernama Rufia. Suami Inul adalah Adam Suseno.

Inul Daratista memulai karier panggungnya sebagai penyanyi dangdut lewat acara-acara rakyat di daerah Pasuruan, Jawa Timur.

Baca Juga: Inul Daratista Geram Lihat Banyak Orang Tak Disiplin Prokes: Gak Duwe Takut

Tanpa ia ketahui, aksi panggungnya diabadikan dalam sebuah rekaman video, lantas video itu diperbanyak dan diedarkan dalam format VCD ke berbagai pelosok daerah. ini yang mendorong nama Inul mulai terkenal.

Seiring dengan melekatnya julukan “Ratu Goyang Ngebor”, Inul mulai tampil di berbagai tempat. Hingga jadwal manggungnya memadat. Sejumlah televisi mulai berebutan untuk menampilkan Inul.

Baca Juga: Wow… Nama Inul Daratista di Daftar Kontak HP Adam Suseno, Disebut Helder

Inul Vizta

Selain berkarier di dunia tarik suara, Inul juga memiliki bisnis karaoke yang diberi nama Inul Vizta. Bisnisnya yang memiliki beberapa cabang ini, sempat mendapat masalah.

Andar Situmorang menggugatnya karena dianggap melanggar masalah hak cipta. Tapi awal Juni 2009, kasusnya dimenangkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

- Advertisement -

Inul Laporkan Andar Situmorang

Selesai perkara bisnis karaoke Inul Vizta, sekarang giliran Inul yang memperkarakan Andar ke pihak berwajib atas tuduhan membuat laporan palsu.

Inul bersama ahli waris yang sebenarnya dari Guru Nahum, Distok Sitomorang menuntut Andar yang dituduh membuat laporan-laporan palsu.

Yusuf Ivander Damares

Inul menikah dengan Adam Suseno, di usianya yang terbilang muda, yaitu 16 tahun. Sedangkan sang suami lebih tua 13 tahun dari dirinya pada 29 Mei 1995.

13 tahun membina rumah tangga Inul dan suami dikaruniai anak. Namun pada 2009, melalui program bayi tabung, Inul berhasil melahirkan anak pertamanya pada 19 Mei 2009 pada pukul 21.29 secara caesar. Bayi laki-laki ini diberi nama Yusuf Ivander Damares.

Kontroversi Goyang Inul dan Raja Dangdut

Menjelang perilisan album perdananya, goyangan Inul tidak disukai oleh Rhoma Irama, penyanyi yang punya julukan “Raja Dangdut”.

Goyang Inul dianggap mengundang dampak negatif yang berbau pornografi dan merendahkan pamor musik dangdut. Rhoma dengan mengatas-namakan organisasi PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia), menentang peredaran album Goyang Inul yang dirilis Blackboard pada akhir Mei 2003. Sikap Rhoma ini lantas menimbulkan pro-kontra.

Pada Januari 2006, kembali Rhoma di depan anggota DPR mengeluarkan pernyataan menentang aksi panggung Inul, dalam dengar pendapat pembahasan RUU Antipornografi antara DPR dan kalangan artis.

Pada bulan April 2006, Inul kembali membuat kontroversi karena mengeluarkan pernyataan di media masa bahwa dia ingin berpose bugil di majalah Playboy edisi Indonesia.

Sumbangan dari Inul Daratista

Pada tahun 2007 salah satu ormas berlandaskan agama memprotes sebuah patung yang berada di Pondok Indah, Jakarta.

Patung Inul Daratista setinggi 2.5 meter lengkap dengan pondasi kotak serta lampu sorot itu berwarna emas ini ditaruh dekat jalan menuju ke rumah pedangdut tersebut.

Di bawah patung tersebut ada plakat hitam bertuliskan Sumbangan Dari Inul Daratista yang diprotes oleh ormas tersebut dan dianggap pornografi.

Patung Inul rencananya akan diresmikan 13 November 2007. Tetapi akhirnya, Patung Inul dibongkar dan diamankan Ketua RT setempat. (ark)

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here