DangdutPro.com, Jakarta – Bisa dibilang musik dangdut merupakan musik pemersatu bangsa Indonesia. Mulai dari anak SD hingga Pak Dhe Bu dhe, dari yang suka ngemper hingga yang di Gedung DPR.

Sebelumnya, DangdutPro.com bercita-cita untuk mendaftarkan musik dangdut sebagai salah satu musik warisan dunia dari Indonesia.

Baca Juga: Datangkan Elvy Sukaesih, Bos Batik Celaket Perjuangkan Dangdut Sebagai Warisan Musik Dunia

Beberapa waktu terakhir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menkraf) Sandiaga Uno juga mengingikan hal yang sama, ia membeberkan alasannya mengusulkan musik dangdut jadi warisan budaya dunia kepada UNESCO.

Baca Juga: Alasan Sandiaga Uno Usulkan Dangdut Jadi Warisan Budaya Dunia

Kemenkraf kembali menegaskan keinginannya tersebut dalam sebuah Thread Twitter di akun resmi @Kemenparekraf.

“Siapa setuju kalo dangdut is the music of our country?,” Kemenparekraf mengawali thread dengan tambahan video dari Raja dangdut Rhoma Irama.

Diberitakan sebelumnya, Rhoma Irama juga mendukung gagasan dari Kemenparekraf tersebut.

- Advertisement -

Baca Juga: Raja Dangdut Rhoma Irama Dukung Dangdut Jadi Warisan Budaya Dunia

“Seperti yang dikatakan oleh Bang Rhoma Irama (@rhoma_official) dalam Diskusi dengan Persatuan Artis Melayu Indonesia. Musik Dangdut berevolusi menjadi genre baru di kancah permusikan negeri setelah mendapatkan banyak pengaruh dari orkes Melayu India,” lanjut thread Kemenparekraf.

Sebagaimana diketahui, masyarakat Indonesia bisa dibilang tak lepas dari musik dangdut. Hal tersebut terbukti dari Trending Musik di Youtube, dangdut hampir setiap hari mengisi trending itu.

“Musik Dangdut akan diusulkan menjadi warisan budaya dunia ke UNESCO dan sejak lama telah berhasil menjadi hiburan masyarakat berbagai kalangan,” Kemenparekraf menjelaskan.

Kemenparekraf menjelaskan, 18 juta masyarakat Indonesia bergantung pada Ekraf yang di dalamnya termasuk Dangdut.

“Saat ini terdapat 18 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan penghidupannya di sektor Ekraf, termasuk Dangdut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa musik Dangdut juga memiliki potensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar,” ungkapnya dilansir DangdutPro.com dari akun Twitter @Kemenparekraf.

https://twitter.com/Kemenparekraf/status/1377253223107502084

Baca Juga: Sandiaga Uno Ingin Dangdut Seperti Hollywood dan K-Pop

Dalam thread juga dijelaskan, Industri dangdut tidak melulu merujuk pada pasar pendengar saja, tapi juga ada kegiatan usaha lain, seperti dalam lanjutan thread.

“Lapangan kerja pada industri musik dangdut tak hanya merujuk pada pasar pendengarnya, tapi juga kegiatan-kegiatan usaha yang terhubung dengan pertunjukan tersebut”.

Untuk itu Kemenparekraf mengajak Sobar Parekraf untuk mendukung music dangdut menjadi warisan budaya tak benda UESCO.

“Yuk #SobatParekraf, dukung musik Dangdut untuk bisa segera ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda UNESCO!

Share dong lagu dangdut favorit kalian👇🏻😬

#BanggaBuatanIndonesia
#BangkitBersamaKemenparekraf
#IndonesiaKreatif
#WonderfulIndonesia

(ark)

6 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here