DangdutPro.com, Malang – Banyak manfaat, banyak memotivasi. Itulah pengakuan peserta mengikuti seminar nasional Patah Hati yang digelar oleh Batik Celaket 9 September lalu.

Bahkan mereka merasa masih kurang meski telah mengikuti seminar selama tiga jam lebih, mulai pukul 13.30 hingga pukul 17.00. Materi seminar membuat peserta merasa memiliki banyak teman.

Wicaksono, salah satu peserta seminar awalnya kurang yakin dengan seminar tersebut. Karena tema yang diangkat terasa kurang akademis dan tidak biasa.

Namun yang membikin dia penasaran adalah pematerinya yang bergelar doktor hingga profesor.

“Inilah yang menarik saya untuk ikut seminar. Dan ternyata seru sekali,” ujarnya.

Untuk diketahui seminar patah hati tersebut diisi oleh Prof. Dr. Djoko Saryono, guru besar Universitas Negeri Malang (UM), Dr. Dwi Cahyono erkeolog dari UM, Dr. Hasan Abadi, Rektor Universitas Raden Rahmat Kepanjen serta Aquarina Kharisma Sari, founder Malang Women Writer’s Society.

Dikatakan Wicaksono, para pemateri mampu menyajikan teori tentang patah hati. Kajian yang disampaikan juga logis dan disertai dengan data-data dan fakta tentang kisah-kisah orang yang patah hati.

“Juga ditunjukkan buku-buku yang mengulas kisah patah hati dari berbagai prespektif,” ujar dia.

- Advertisement -

Untuk itu, dia sangat berharap seminar Patah Hati bisa diadakan lagi dengan pemateri yang lebih bervariasi. Karena dia yakin peserta yang lain juga menunggu seminar berikutnya.

Seperti yang disampaikan Yonix Adhiraksa, karena merasa termotivasi plus terhibur, dia berharap ada seminar lanjutan untuk membahas patah hati.

Karena dirinya merasa masih kurang selama mengikuti seminar yang baru pertama kali ada tersebut.

“Saya berharap diadakan lagi,” ucapnya.

Anang Brotoseno, ketua panitia seminar nasional Patah Hati mengaku masih belum bisa memutuskan apakah akan diadakan seminar lanjutan atau tidak.

Tetapi jika melihat banyaknya permintaan untuk mengadakan seminar lagi, panitia akan mempertimbangkan.

“Nanti akan kami koordinasikan dengan tim,” pungkasnya.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here