BerandaPersonaPotret Betty Elista, Pedangdut Diduga Terima Aliran Dana dari Edhy Prabowo

Berita Baru

Artist

Happy Asmara

Penyanyi Dangdut

Heppy Rismanda Hendranata, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Happy Asmara adalah seorang penyanyi-penulis lagu dan aktris berkebangsaan Indonesia. Lagu bertajuk "Tak Ikhlasno" menjadi salah satu lagu karyanya yang paling populer. Namanya semakin dikenal setelah ia merilis singel bertajuk "Dalan Liyane".

Potret Betty Elista, Pedangdut Diduga Terima Aliran Dana dari Edhy Prabowo

DangdutPro.com, Jakarta – KPK menduga pedangdut Betty Elista menerima sejumlah dana dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

KPK telah meminta keterangan kepada Betty terkait hal itu. Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan Betty Elista diduga menerima aliran uang dari Edhy Prabowo lewat sekretaris pribadi Edhy, Amiril Mukminin.

Baca Juga: Betty Elista Disebut KPK Terima Aliran Uang dari Edhy Prabowo

“Betty Elista (penyanyi) didalami pengetahuan terkait dugaan aliran sejumlah uang dari tersangka EP (Edhy Prabowo) melalui tersangka AM (Amiril Mukminin),” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya, Rabu (17/3/2021).

Terkait tuduhan itu, Betty Elista enggan memberi klarifikasi. Ia memilih diam dan menghindar dari wartawan.

Secara terpisah, Edhy Prabowo mengaku tidak kenal dengan Betty Elista.

“Siapa? Betty? Enggak kenal saya, enggak kenal,” ucap Edhy Prabowo usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan, Kamis (18/3/2021).

Lantas, seperti apa profil Betty Elista?

Ditelusuri di akun Facebooknya, Betty yang lahir pada 2 Agustus 1996 atau saat ini berusia 24 tahun. Ia berasal dari Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.

Posted by Betty Elista on Tuesday, 21 August 2018

Masih merujuk biodata dalam FB-nya, ia menyelesaikan pendidikan dari Stikes Khadijah Palembang pada 2018. Ia dikenal sebagai seorang penyanyi dangdut.

Posted by Betty Elista on Tuesday, 25 December 2018

Dirinya memiliki tiga single lagu berjudul Kotek Cinta, Sebelas Duabelas, dan juga Cukup Satu Kali.

Dalam video klip yang berjudul Cukup Satu Kali, Betty Elista beradu akting dengan Ikbal Fauzi, artis sinetron Ikatan Cinta RCTI.

https://www.youtube.com/watch?v=fXyXwGNZppA

Di akun instagram @belista.real yang saat ini dikunci dari publik, Betty memiliki followers sebanyak 16 ribu lebih.

Selain itu, ia juga memiliki channel Youtube bernama Belista Official yang baru berisi 15 video dengan konten berisi tentang profesinya dirinya sebagai seorang penyanyi.

Lebih lanjtu, dalam channel pribadinya ia membuat cover lagu artis lain seperti, Mahen – Pura-pura Lupa, Chrisye – Seperti yang Kau Minta, Dewa – Risalah Hati hingga Admesh Kamaleng – Cinta Luar Biasa.

Selain cover lagu, Betty juga mengunggah konten Tutorial Daily Make Up darinya, hingga review kosmetik serta produk kecantikan.

KPK Sita Rekening Koran Betty Elista

Selain melakukan pemeriksaan, KPK juga menyita rekening koran milik pedangdut Betty Elista.

Dikutip dari Kompas.com, Ali Fikri mengatakan, ada dugaan aliran sejumlah uang dari Edhy Prabowo ke rekening tersebut.

“Penyidik KPK kembali memeriksa saksi Betty Elista. Adapun pada yang bersangkutan dilakukan penyitaan rekening koran bank yang diduga ada aliran sejumlah uang dari tersangka EP (Edhy Prabowo) melalui tersangka AM (Amiril Mukminin),” kata Ali dikutip dari Antara, Kamis (18/3/2021).

Sebelumnya, KPK memeriksa Betty pada Rabu (17/3/2021). Penyidik menelisik soal aliran uang dari Edhy kepada Betty. Uang tersebut diberikan melalui perantaraan Amiril Mukminin yang ketika itu menjadi sekretaris pribadi Edhy.

Betty Elista
Betty Elista saat menjalani pemeriksaan di Gedung KPK terkait dugaan suap ekspor benur. Foto: Farih Maulana Sidik/detikcom

Dalam kasus dugaan suap ekspor benih lobster ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka sebagai penerima suap. Ketujuh tersangka tersebut yakni, Edhy Prabowo, Staf Khusus Edhy sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (due diligence) Safri dan Andreau Misanta Pribadi.

Baca Juga: KPK Panggil Enam Saksi Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo

Kemudian, Amiril Mukminin, pengurus PT Aero Citra Kargo, Siswadi, dan Ainul Faqih selaku staf istri Edhy.

Sementara itu, tersangka pemberi suap, yakni Direktur PT Dua Putra Perkasa, Suharjito, saat ini sudah berstatus terdakwa dan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Suharjito didakwa memberikan suap senilai total Rp 2,146 miliar yang terdiri dari 103 ribu dolar AS (sekitar Rp1,44 miliar) dan Rp 706.055.440,00 kepada Edhy Prabowo. (ark)

Populer

Populer Minggu Ini