BerandaNewsRian D'Masiv Ungkap Detik-detik Sebelum Kecelakaan

Berita Baru

Artist

Happy Asmara

Penyanyi Dangdut

Heppy Rismanda Hendranata, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Happy Asmara adalah seorang penyanyi-penulis lagu dan aktris berkebangsaan Indonesia. Lagu bertajuk "Tak Ikhlasno" menjadi salah satu lagu karyanya yang paling populer. Namanya semakin dikenal setelah ia merilis singel bertajuk "Dalan Liyane".

Rian D’Masiv Ungkap Detik-detik Sebelum Kecelakaan

DangdutPro.com, Jakarta – Rian Ekky Pradipta alias Rian D’Masiv menceritakan detik-detik sebelum dirinya dan para personel D’Masiv lain mengalami kecelakaan pada Minggu (27/3).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Ketika itu, Rian D’Masiv bersama bandnya ada panggilan tampil di Banyuwangi, Jawa Timur. Meskipun ada pesawat ke Banyuwangi langsung, Rian Cs memilih untuk berangkat H-1 via Surabaya.

BACA JUGA: Kabar Duka! Rian dan Wahyu D’Masiv Alami Kecelakaan

“Kemarin, D’Masiv mau ada acara di Banyuwangi Festival. Sebenarnya, saya minta ke manajemen udah berangkat pagi saja, tapi entah kenapa kita berangkat H-1 via Surabaya. Padahal paginya itu ada pesawat pagi ke Banyuwangi langsung. Akhirnya yang dipilih ke Surabaya dulu, itu enam jam ke Banyuwangi,” ungkap Rian d’Masiv di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (28/3/2022).

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, pesawat yang dinaiki Rian D’Masiv dan teman-temannya ternyata mengalami penundaan terbang. Alhasil, mereka baru tiba di Surabaya malam dini hari.

BACA JUGA: Kronologi Kecelakaan yang Dialami Personel D’Masiv

“Kami sempat delay, dan baru sampai Surabaya jam 11. Lanjut ke Banyuwangi, aku masuk mobil langsung tidur. Karena sorenya manggung di Bekasi. Terus lanjut ke Bandara, berangkat ke Surabaya,” kata Rian D’Masiv.

Sepanjang jalan, para personel D’Masiv tertidur pulas. Mereka kelelahan usai manggung di Bekasi, Jawa Barat.

Namun di tengah perjalanan, hal yang tak diinginkan terjadi. Mereka kecelakaan tunggal karena sang sopir mengantuk.

BACA JUGA: Rian D’Masiv Bikin Konser Dadakan Buat Tenaga Medis Wisma Atlet

“Pas kejadian itu, benar-benar semua tertidur pulas. Pas kejadian nabrak itu beneran cepet banget kejadiannya, duar!! Bunyinya kenceng banget. Aku langsung terbangun,” tutur Rian D’Masiv.

“Kepala kepentok, nggak tahu kena apa lagi, ini baru berasa (sakit) juga. Sama dengkul, ini yang agak lumayan. Setelah kejadian, yang bengkak ini di bagian jidat. Kayak bola tenis gede banget,” sambungnya.

Rian D’Masiv pun bergerak cepat keluar dari mobil. Ia langsung mengamankan barang-barang berharga milikinya dan teman-teman.

“Pas kejadian nabrak itu, aku refleks turun. Sambil keliyengan, amanin barang-barang. HP yang tergeletak, aku ambilin. Asisten aku belum sadar tuh, nggak tahu pingsan atau apa, pas dibangunin, kakinya nggak bisa gerak saat itu,” ungkap Rian D’Masiv.

“Jadi Wahyu duduk di depan, turun, aku kemudian Rama di situ (dagunya) bocor, netes terus. Nggak tahunya kaca, sudah pecah. Akhirnya turun semua, aku bawain koper,” jelasnya.

BACA JUGA: D’Masiv Akan Tetap Tampil Meski Terluka

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Asembagus Situbondo, Minggu (27/3) menjelang subuh. Warga sekitar yang mendengar dan melihat kecelakaan itu langsung datang ke TKP untuk membantu.

“Ada warga Situbondo datang, mereka kasih bantuan. Kami duduk di pinggir jalan sambil lemas, udah bingung mau ngapain,” cerita Rian.

Rian D’Masiv kemudian mengubungi rombongan lainnya yang sudah lebih dulu melaju jauh di depannya. Ia juga menelepon istrinya di rumah.

“Kami itu ditinggal sama rombongan lain. Bisa dibilang (jaraknya) hampir 30 meter meninggalkan kami. Pas ditelpon, mereka balik lagi. Aku udah nggak bisa ngapa-ngapain hanya minta tolong sama warga di situ, ‘ada es batu nggak?’ Aku kompres kepala aku. Rama juga pakai es dan belum berhenti (darahnya) karena kena pecahan kaca,” beber pria 35 tahun itu.

“Yang kasihan asisten D’Masiv. Itu dia nggak bisa keluar dari mobil karena nggak bisa gerak. Dia digotong dan ke rumah sakit duluan. Wahyu nemenin Tomi ke rumah sakit, aku sama Rama masih di jalan menunggu dijemput rombongan. Polisi datang, nanya-nanya. Kami akhirnya diantar ke rumah sakit terdekat. Sekira 3 km, ada RSUD. Dapat pertolongan pertama di sana,” tukasnya.(riz)

Advertisements

Populer

Populer Minggu Ini