BerandaNewsSeminar Nasional Patah Hati Banjir Peserta, 70 Persennya Cewek

Berita Baru

Artist

Happy Asmara

Penyanyi Dangdut

Heppy Rismanda Hendranata, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Happy Asmara adalah seorang penyanyi-penulis lagu dan aktris berkebangsaan Indonesia. Lagu bertajuk "Tak Ikhlasno" menjadi salah satu lagu karyanya yang paling populer. Namanya semakin dikenal setelah ia merilis singel bertajuk "Dalan Liyane".

Seminar Nasional Patah Hati Banjir Peserta, 70 Persennya Cewek

DangdutPro.com, Malang – Luar biasa. Antusias muda mudi Malang untuk mengikuti seminar Nasional Patah Hati 9 September mendatang sangat tinggi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dari data yang masuk ke panitia pendaftaran, hingga saat ini Kamis (5/9/2019) sudah ada sekitar 100 peserta yang mendaftar untuk mengikuti acara yang dihelat di Hotel Gajahmada Kota Malang tersebut.

Yang menarik, dari jumlah tersebut hampir 70 persen pesertanya adalah wanita.

“Saya penasaran saja, kok aneh seminarnya,” ujar Nuri Hidayatus Sholihah salah satu mahasiswi yang ikut mendaftar.

Baca Juga: Fira Azahra Adella, Pedangdut asal Kota Santri Kembaran Uut Permatasari

Mahasiswi jurusan Bahasa Inggris di salah satu kampus negeri di Kota Malang ini mengaku penasaran dengan materi seminar yang akan dibawakan oleh para profesor.

Apalagi salah satu profesor yang akan menjadi pemateri adalah profesor yang mengajar di kampusnya.

“Kira-kira apa ya yang akan dibahas. Soalnya selama ini belum pernah ada profesor yang membahas tentang patah hati. Apalagi diseminarkan kayak gini,” katanya.

Anang Brotoseno, ketua panitia seminar nasional Patah Hati mengaku cukup kaget dengan tingginya animo masyarakat untuk mendaftar dalam seminar ini.

Bahkan ada juga pendaftar yang berasal dari luar kota. “Mungkin mereka merasa aneh kok ada seminar patah hati,” ucap Anang.

Baca Juga: Ketika Kerontang Kim Jong Un Membuat ‘Patah Hati’ Warga Korut

Padahal ketika mau mengadakan acara ini, Anang sempat ragu apakah tema ini diminati atau tidak. Dia mengaku harus berdiskusi cukup intens untuk memutuskan untuk mengadakan seminar tersebut.

Karena tema ini tidak biasa dalam dunia akademik. Sampai-sampai dia sempat khawatir nanti dikira tidak serius.

“Padahal kami sangat serius, bahkan yang memberikan materipun kami pilih seorang profesor dan orang-orang yang punya kompetensi di berbagai bidang. Ada yang ahli di bidang kebahasaan, ahli sastra dan ahli sejarah,” terang Anang.

Para pemateri itu kata Anang adalah Prof. Dr. Mujia Rahardjo, M.Si guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Prof. Dr. Djoko Saryono, guru besar Universitas Negeri Malang (UM), Dr. Dwi Cahyono erkeolog dari UM serta Aquarina Kharisma Sari, founder Malang Women Writer’s Society.

Advertisements

Populer

Populer Minggu Ini