BerandaNewsViral Video Acara Dangdutan di Malang, Kasus Naik ke Penyidikan

Berita Baru

Artist

Happy Asmara

Penyanyi Dangdut

Heppy Rismanda Hendranata, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Happy Asmara adalah seorang penyanyi-penulis lagu dan aktris berkebangsaan Indonesia. Lagu bertajuk "Tak Ikhlasno" menjadi salah satu lagu karyanya yang paling populer. Namanya semakin dikenal setelah ia merilis singel bertajuk "Dalan Liyane".

Viral Video Acara Dangdutan di Malang, Kasus Naik ke Penyidikan

DangdutPro.com, Malang – Atas pemanggilan 8 orang saksi dalam kasus video viral anak kades yang gelar acara dangdutan tanpa mengindahkan protokol kesehatan (prokes).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Satreskrim Polres Malang melakukan Swab Test, Senin (9/8/2021) siang. Swab test dengan hasil seluruhannya non reaktif atau negatif.

Baca Juga: Imbas Acara Dangdutan, Kapolsek Tegal Selatan Dicopot, Wakil Ketua DPRD Terancam Pidana

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny K Baralangi
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny K Baralangi

Baca Juga: Pesta Dangdutan di Tengah PPKM, Kades di Malang Dipanggil Inspektorat

“Saksi tambahan yang kita periksa hari ini 8 orang. Setelah kita lakukan Swab Test dan hasilnya negatif. Hari ini juga levelnya kita naikkan ke tingkat penyidikan,” tegas Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Baralangi, kepada wartawan.

Saat dimintai keterangannya, Kades Gading, Suwito berdalih yang hadir dalam acara dangdutan itu hanya sekitar 15 orang. Mengenai hal tersebut, Donny menjelaskan, itu adalah hak yang bersangkutan.

Baca Juga: Anggota Polres Pasuruan yang Ikut Dangdutan Disidang Massal

“Soal yang hadir 15 orang dalam acara dangdutan, itu hak Kades atau yang bersangkutan saja. Tapi fakta hasil penyidikan, tidak seperti itu. Nanti kita update perkembanganya. Karena dari hasil penyidikan saksi dan video dangdutan tersebut, tidak ada yang pakai masker,” ujar Donny. 

Donny melanjutkan, karena tidak ada yang memakai masker, artinya, sampai hari ini, dari dugaan sementara bahwa benar terdapat pelanggaran Prokes Covid-19 dalam acara dangdutan tersebut. 

Baca Juga: Anggota Polres Pasuruan yang Ikut Dangdutan Disidang Massal

“Inisiasi penggelar acara dangdutan adalah anak Kades. Karena dia sendiri yang mengundang di acara launching kafe tersebut. Termasuk mengundang orang-orang sekitar dan temannya klub motor,” paparnya.

Dia menjelaskan, setelah proses penyidikan, pihaknya akan menambahkan keterangan saksi ahli dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. 

Baca Juga: Dangdutan Saat Pandemi, Anggota Polres Pasuruan Diperiksa Propam Polda Jatim

“Setelah penyidikan dan tambahan saksi ahli, baru nanti bisa ditetapkan siapa tersangkanya. Nanti kita gelar lagi dan update perkembangannya,” tutupnya. (aje/wan)

Advertisements

Populer

Populer Minggu Ini