BerandaViralPolres Jember Bakal Panggil Kades Tegalwangi Selaku Tuan Rumah Pesta Joget
spot_img

Berita Baru

Artist

Irenne Ghea Monderella

Penyanyi Dangdut

Irenne Ghea Monderella, merupakan pedangdut berparas blasteran Indonesia-Belanda. Ia memiliki keturunan Belanda dari sang kakek dan neneknya.

Polres Jember Bakal Panggil Kades Tegalwangi Selaku Tuan Rumah Pesta Joget

DangdutPro.com, Jember – Kepala Desa (Kades) Tegalwangi, Andi Budi Wibowo, di Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember bakal berurusan dengan aparat penegak hukum.

Pasalnya, pihak kepolisian kini tengah menyelidiki dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) atas acara pesta ulang tahun (ultah) yang berlangsung di halaman rumah pribadi Andi dengan joget yang diikuti ratusan muda-mudi.

Bukti petunjuk dimulai dari peredaran beberapa video yang memuat kerumunan massa berupa ratusan orang datang menonton acara ultah yang disertai adegan joget bareng muda-mudi dari 25 komunitas truk mini.

Kasatreskrim Polres Jember, AKP Komang Yogi Arya Wiguna menyatakan saat ini tengah melakukan pendalaman kasus pesta joget yang viral tersebut. Dan segera menjadwal pemanggilan kepada Andi karena berlaku sebagai tuan rumah acara ultah.

Baca Juga: Viral Ratusan Orang Joget Bareng Kades di Jember, Ditelusuri Dugaan Pelanggaran Prokes

“Kita akan ambil keterangan para pihak termasuk pihak yang menyelenggarakan dan yang hadir. Masih proses penyelidikan, nanti kita sambil cari informasi, saksi-saksi lainnya, keterangan dan juga fakta di lapangan,” ungkapnya, Senin, 28 Juni 2021.

Komang menegaskan, polisi berkewajiban menindak secara hukum bagi siapapun yang telah mengakibatkan kerumunan massal saat berlakunya larangan menggelar kegiatan dengan banyak orang ditengah situasi pandemi COVID-19.

“Kita tentu akan mengetahui setelah penyelidikan bentuk pelanggarannya. Kalau sampai ditemukan pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan, kami akan diproses lebih lanjut,” tuturnya.

Komang mengingatkan, Polres Jember telah menangani sejumlah perkara pelanggaran prokes. Tiga kasus dalam penyelidikan, dan dua perkara telah naik penyidikan dengan total 6 orang tersangka.

Sebelumnya, Camat Umbulsari Akbar Winasis selaku pemangku wilayah juga berupaya mencari tahu berbagai tengara acara ultah di rumah Andi menabrak ketentuan Prokes COVID-19.

“Sangat memprihatinkan, acara dimotori Kades. Sama sekali tidak ada pemberitahuan. Kami nanti harus tegas. Sekarang kami sedang menelusuri peristiwa ini bersama dengan Pak Kapolsek,” ucap Akbar.

Baca Juga: Ratusan Orang Joget Bareng di Halaman Rumah Kades di Jember

Akbar menyesalkan dengan kerumunan itu, karena Kecamatan Umbulsari baru saja meningkat statusnya dari zona kuning menjadi zona oranye menyusul tambahan dua orang positif terjangkit COVID-19.

“Sudah jelas ketentuannya oleh Bupati Jember dilarang mengadakan acara yang memicu keramaian. Jangankan 50 orang, kalau 30 orang saja bisa dibubarkan. Apalagi ini ada pasien baru dua orang yang baru datang dari Surabaya,” keluh dia.

Andi yang dikonfirmasi mengakui dirinya sengaja menggelar ultah dengan mengundang 25 komunitas truk mini untuk menghadiri hajatan di rumahnya pada Sabtu, 26 Juni 2021 malam akhir pekan lalu.

Kendati berkerumun, dia berdalih acaranya sekaligus dikemas selingan sosialisasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan upaya menghidupkan ronda atau yang dahulu dikenal dengan istilah Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan).

Baca Juga: Viral! Pengemudi Pajero Aniaya Sopir Container di Jakut

Mengenai sampai terjadi kerumunan, Andi beralasan disebabkan banyaknya anggota keluarga dari para komunitas yang ikut serta berbondong-bondong mendatangi rumahnya.

“Truk mininya cuma 25, tapi mbahe anake, ibuke, budene melu. (Truk mininya hanya 25, tapi kakek-nenek, orang tua, dan bibinya ikut datang). Sosialisasinya banyak anak kecil-kecil,” sergah Andi.

Sebagai Kades, Andi sebenarnya tahu mengenai larangan mengumpulkan banyak orang. “Semalam itu kebetulan hari ulang tahun truk mini. Sambil saya sekalian sosialisasi prokes. Ada juga menindaklanjuti kegiatan siskamling karena situasi mengkhawatirkan,” sebutnya. (sut/lna/ark)

Advertisements

Populer

Populer Minggu Ini